Langsung ke konten utama

Pendaftaran Diksar XXX Sintalaras mulai 2 Januari 2017

Salam Lestari!

STL- Keberlangsungan dan perkembangan suatu organisasi di masa depan turut ditentukan oleh kualitas proses regenerasi anggotanya, yang meliputi proses perekrutan, pendidikan dan pelatihan, sampai pada tahap seleksi anggota baru. SINTALARAS sebagai organisasi kemahasiswaan yang telah berusia 32 tahun melakukan proses regenerasi dalam rangka menjawab kebutuhan organisasi yang terus berkembang seiring dengan kondisi lingkungan yang dinamis.

SINTALARAS UNM menyelenggarakan perekrutan anggota baru yang di dalamnya terdiri dari proses penerimaan, pendidikan, serta penyeleksian.

Proses DIKSAR XXX dimulai dari tahapan pendaftaran calon anggota. Pendaftaran anggota baru SINTALARAS dimulai dari tanggal 2-25 Januari 2017. Pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran yang bisa diambil di sekretariat SINTALARAS UNM, Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Lantai 1 Kampus UNM Gunung Sari Baru.

Kegiatan DIKSAR XXX terdiri dari dua tahap. Pada tahap pertama calon anggota akan diberikan pengetahuan dan dilatih kemampuan untuk bergeliat di alam bebas yang dikemas dalam kegiatan Indoor. Pada tahap ini, penyampaian materi bergiat di alam bebas kepada calon anggota dilakukan melalui materi kelas.

Tahap kedua adalah tahapan Oudoor, dimana calon anggota akan turun langsung ke lapangan dan menerapkan ilmu yang sudah didapatkan selama kegiatan Indoor.
Tetap Lestari!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ekologi : Membaca Kapitalisme di Raja Ampat dalam Cengkeraman Oligarki

             Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh industri ekstraktif di Raja Ampat bukanlah sekadar tragedi ekologis, melainkan gejala dari sistem kekuasaan yang mengakar. Isu ini tidak dapat dipahami hanya sebagai konflik antara pembangunan dan konservasi, melainkan sebagai bentuk aktual dari kapitalisme global yang beroperasi melalui persekutuan antara negara dan oligarki domestik. Dalam konteks ini, ekologi menjadi medan kuasa tempat eksploitasi sumber daya dan penindasan sosial berjalan beriringan. Tulisan ini bertujuan membongkar struktur kapitalisme di balik proyek tambang nikel di Raja Ampat, serta menunjukkan bagaimana praktik tersebut merepresentasikan bentuk baru kolonialisme yang berkelindan dengan politik oligarki. Lebih jauh, tulisan ini menawarkan pembacaan alternatif melalui lensa deep ecology dan anarkisme ekologi , yang menantang paradigma dominasi terhadap alam dan masyarakat. Kapitalisme tidak hanya mengeksploitasi ten...

PROFIL UKM SINTALARAS UNM

Hidup Selaras, Manusia dan Alam source : Harian Fajar, 20 November 2011 Nama Sintalaras punya filosofi sendiri. Nama itu singkatan dari Mahasiswa Pencinta Lingkungan Hidup Selaras dari Universitas Negeri Makassar (UNM). Para perintis terinspirasi dari

PERANG DUNIA KETIGA DI DEPAN MATA : MEMBACA DAMPAK EKOLOGI HINGGA NAMA KEMANUSIAAN DI ATAS SEGALANYA.

  Setelah debu mereda dan senapan bungkam di akhir 1918, Eropa tidak hanya mewarisi luka sosial dan politik, tetapi juga bentang alam yang koyak dan bisu. Padang hijau yang dahulu dihuni oleh burung-burung dan rerumpatan kini menjadi hamparan kawah berlumpur yang tak mengenal musim. Di hutan-hutan yang pernah rindang di Belgia dan Prancis, deretan pohon rebah seperti prajurit gugur tanpa nama. Tanahnya berbau logam dan kematian—terinfeksi oleh senyawa kimia yang ditanam manusia dalam semangat kemenangan. Sejarah kelam Perang Dunia pertama yang mencatatkan bahwa pada awal abad ke-20, Eropa adalah daratan yang gemetar oleh ambisi dan ilusi keagungan. Kekaisaran-kekaisaran besar—Britania, Austro-Hungaria, Jerman, dan Rusia—berlomba-lomba membentangkan pengaruhnya, tidak hanya melalui diplomasi dan ekonomi, tetapi juga dengan ekspansi militer dan penaklukan wilayah. Dunia dipandang sebagai ruang yang bisa dipetakan, diklaim, dan dieksploitasi. Dalam bingkai sejarah ini, manusia bu...