Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Romantisme Yang Membara di Hutan

Di pinggir peradaban, di tempat di mana jalan aspal berhenti dan pohon-pohon mengambil kembali tanahnya, seorang lelaki membangun kabin kecil dari kayu dan kesunyian. Seorang matematikawan yang meninggalkan papan tulis universitas untuk belajar lagi pada lumut, tanah, dan angin. Ia memandang dunia dari jarak jauh dari balik kabut hutan Montana yang lebih jujur daripada kota.   Di sana ia membaca peradaban seperti penyakit yang perlahan tumbuh. Kota-kota menjulang seperti monumen bagi mesin. Manusia berjalan cepat tetapi tidak lagi tahu ke mana.   Di pabrik dan laboratorium suara logam lebih keras daripada suara sungai. Dan ia berkata pada dirinya sendiri: “Ini bukan kemajuan… Ini adalah penjara yang dibangun manusia untuk dirinya sendiri.”   Ia membaca buku-buku yang berbicara tentang nasib teknologi ia menemukan gagasan bahwa teknologi telah menjadi sistem sebuah jaringan raksasa yang tak lagi tunduk pada kehendak manusia.   Mesi...